Rabu, 10 Oktober 2012

1. ISD Sebagai MKDU


Tujuan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah :
          Memahami dan menyadari adanya kenyataan social di dalam masyarakat.
          Peka terhadap masalah social serta tanggap dalam penanggulangannya.
          Menyadari masalah social bersifat kompleks.
Ilmu social dasar adalah salah satu mata kuliah dasar umum yang merupakan mata kuliah wajib yang di berikan di perguruan tinggi Negeri dan Swasta. Tujuan diberikannya mata kuliah ini adalah sebagai salah satu yg di harapkan dapat memberikan bekal terhadap Mahasiswa untuk dapat peduli terhadap masalah-masalah social yang terjadi dilingkungan dan dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan ilmu social dasar.

Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana yang :
          Taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya dan memiliki toleransi terhadap pemeluk agama lain.
          Berjiwa pancasila sehingga segala keputusan dan tindakan mencerminkan pengamalan nilai-nilai PANCASILA dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi,dan mendahulukan kepentingan Nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
          Memiliki wawasan udaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta mengingatkan kualitasnya,maupun lingkungan alamiahnya dan secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya.

Latar belakang ilmu sosial dasar
Karena adanya system pendidikan saat itu masih berbau colonial Belanda (politik balas budi) Conrad Theodhore Van Deventer. System ini bertujuan untuk menghasilkan sarjana yg dapat mengisi birokrasi,pedagang,teknik,guru,dan pelayan kesehatan.
TUJUAN :
Sebagai salah satu MKDU,ilmu social dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
          Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan social dan masalah-masalah social yang ada dalam masyarakat.
          Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
          Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya secara kritis-interdisipliner.
          Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat
3 kelompok lmu pengetahuan :
1.      Ilmu pengetahuan hafalan : sejarah
2.      Ilmu pengetahuan pengkhayalan : puisi
3.      Ilmu pengetahuan akalian : ilmu pasti

Pengertian Masalah Sosial
Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1.      Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2.      Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3.      Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4.      Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Contoh Masalah Sosial :
          Masalah-masalah kependudukan
          Tindak kejahatan seperti mencuri,disebabkan karena kemiskinan dan pengangguran.
          Masalah sampah
          Pencemaran lingkungan,seperti asap kendaraan.
          Kebakaran
          Rusaknya atau buruknya fasilitas umum seperti rel kereta api,puskesmas,dan sarana hiburan.
          Perilaku tidak disiplin contoh di jalan raya,kendaraan melawan arus,parker sembarangan,menjalankan motor di trotoar,dsb.
          Penyalahgunaan narkoba dan alcohol
          Pemborosan energy
          Kelangkaan barang-barang kebutuhan,dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar